Sunday, 7 April 2013

PETA ALIRAN DAN CHOROPLETH


Peta Aliran
Menurut Sudaryatno dan Kamal (20130 peta aliran diperkenalkan oleh Henry Drury Harness. Peta ini adalah salah satu peta yang menggambarkan gerakan. Simulasi gerakan pada peta statis dapat berupa:
1.      Menggunakan variabel-variabel grafik yang memberikan kesan bertingkatmelalui perbedaan ukuran atau grey value
2.      Menunjukkan situasi waktu yang berbatasn satu dengan yang lainnya (metode filmic, seperti garis komik)
3.      Menggunakan simbol yang berhubungan dengan gerakan
Peta aliran menggunakan cara yang ketiga yaitu dengan simbol panah. Simbol panah merupakan simbol yang berguna dalam kartografi karena simbol panah menunjukkan asal dan tujuan serta volume yang dibawa. Asal dan tujuan data ditunjukkan dengan bentuk panah dilihat bagian kepala panahnya. Volume atau kuantitas yang dibawa dapat ditunjukkan melaui tebal garis.
Apabila range suatu data sangat lebar data dibagi menjadi beberapa kategori atau diklasifikasikan. Jika yang diwakili adalah data ordinal kategori tersebut secara ringkas menjelaskan tingkat kecil, menengah dan besar. Jika yang diwakili adalah data rasio maka ketebalan garis mewakili range data yang spesifik.

Choropleth
Menurut Kraak (2007), kata choropleth berasal dari bahasa Yunani yaitu choros yang artinya daerah dan plethos yang artinya nilai. Peta choropleth merupakan salah satu dari beberapa benruk penyajian peta statistik terutama menyajikan tipe ukuran data interval atau rasio. Metode untuk daerah/areal yang digunakan dalam peta ini yaitu nilai. Nilai dihitung untuk daerah dan digambarkan sebagai permukaan bertingkat menunjukkan sederetan nilai-nilai yang tersebar. Nilai ini ditunjukkan melalui simbol daerah sehingga nilai tersebut hanya bernilai relatif. Adanya perbedaan skala keabuan atau perbedaan intensitas warna menekankan pada perbedaan intensitas suatu fenomena seperti perbedaan kepadatan. Perbedaan tingkat keabuan atau perbedaan tingkat kecerahan dibuat agar terlihat kesan yang berbeda pada setiap kelas data.


DAFTAR PUSTAKA

Sudaryatno; Muhammad Kamal. 2013. Petunjuk Praktikum Representasi Data dan Semiologi. Yogyakarta: Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada.

Kraak, MJ; Ferjan Ormeling. 2007. Kartografi Visualisasi Data Geospasial. Trans. Sukendra Martha, Sukwardjono, dkk. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

No comments:

Post a Comment